Latest Post
14.02
WORKSHOP MENGHAFAL AL QURAN METODE GAZA
Written By Sea on Senin, 14 Oktober 2019 | 14.02
Mengenal Metode Gaza, Cara Cepat Menghafal Al-Qur'an
TAMBUN, DAKTA.COM - Yayasan Baitul Halim bekerja sama dengan IKADI Kab. Bekasi, Yayasan SADAQA, dan Yayasan Daarul Qur'an Kariem Gaza Palestina menyelenggarakan workshop menghafal Al-Qur'an menggunakan Metode Gaza di gedung Grand Karunia Tambun Selatan, Ahad (13/10).
Ketua Panitia Ahmad Firmansyah mengatakan, metode gaza ini terinspirasi dari masyarakat Gaza yang cepat dalam menghafal Al-Qur'an walaupun dalam kondisi konflik.
"Di Gaza itu tidak ada Pondok Pesantren tetapi mayoritas di sana adalah penghafal Al-Qur'an dan cepat dalam menghafalnya," tuturnya kepada Dakta di sela-sela acara.
Menurutnya, memperkenalkan Metode Gaza di Indonesia ini diharapkan bisa mengubah pola pikir masyarakat bahwa menghafal Al-Qur'an hanya bisa di Pondok Pesantren Tahfiz.
"Metode ini akan diajarkan oleh Syekh dari Palestina langsung agar peserta bisa cepat dalam memahaminya," ujarnya.
Kedepannya ia berharap, agar Metode Gaza ini bisa menyebar secara luas ke seluruh Indonesia bukan hanya di Be/kasi. Sehingga akan banyak muncul para penghafal Al-Qur'an.
"Karena Metode Gaza ini sangat mudah dan cepat agar kita bisa belajar dan menghafal Al-Qur'an," pungkasnya.
Sumber: http://dakta.com/news/21113/mengenal-metode-gaza-cara-cepat-menghafal-al-quran
TAMBUN, DAKTA.COM - Yayasan Baitul Halim bekerja sama dengan IKADI Kab. Bekasi, Yayasan SADAQA, dan Yayasan Daarul Qur'an Kariem Gaza Palestina menyelenggarakan workshop menghafal Al-Qur'an menggunakan Metode Gaza di gedung Grand Karunia Tambun Selatan, Ahad (13/10).
Ketua Panitia Ahmad Firmansyah mengatakan, metode gaza ini terinspirasi dari masyarakat Gaza yang cepat dalam menghafal Al-Qur'an walaupun dalam kondisi konflik.
"Di Gaza itu tidak ada Pondok Pesantren tetapi mayoritas di sana adalah penghafal Al-Qur'an dan cepat dalam menghafalnya," tuturnya kepada Dakta di sela-sela acara.
Menurutnya, memperkenalkan Metode Gaza di Indonesia ini diharapkan bisa mengubah pola pikir masyarakat bahwa menghafal Al-Qur'an hanya bisa di Pondok Pesantren Tahfiz.
"Metode ini akan diajarkan oleh Syekh dari Palestina langsung agar peserta bisa cepat dalam memahaminya," ujarnya.
Kedepannya ia berharap, agar Metode Gaza ini bisa menyebar secara luas ke seluruh Indonesia bukan hanya di Be/kasi. Sehingga akan banyak muncul para penghafal Al-Qur'an.
"Karena Metode Gaza ini sangat mudah dan cepat agar kita bisa belajar dan menghafal Al-Qur'an," pungkasnya.
Sumber: http://dakta.com/news/21113/mengenal-metode-gaza-cara-cepat-menghafal-al-quran
Label:
pendidikan,
sosial
08.39
Senin, 07/10/2019
SDIT BAITUL HALIM BERI BANTUAN BENCANA KARHUTLA
Written By H.A.N on Selasa, 08 Oktober 2019 | 08.39
Senin, 07/10/2019
BEKASI, -- Divisi Pendidikan dan Pengajaran (DPP) Baitul Halim Kp. Legon, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan-Bekasi , memberikan bantuan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) wilayah Sumatra dan Kalimantan yang diserahkan secara simbolis kepada Manajer Distribusi dan Pendayagunaan Lembaga Amil Zakat (LAZ AL-KAHFI PEDULI) Herwanto di halaman Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Baitul Halim di Bekasi, Senin (07/1).
"Sebagai tanda peduli, kami kumpulkan donasi dari unit-unit pendidikan yang meliputi TPA, TPQ, PAUD dan SDIT senilai 6.715.000. Mungkin nilainya tidak seberapa, tapi ini sebagai tanda bukti kami peduli terhadap apa yang terjadi di Indonesia," ujar Ketua DPP Baitul Halim, H. Ahmad Firmansyah, Lc.
Herwanto pun menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan dari DPP Baitul Halim.
Herwanto mengatakan bantuan itu sangat penting mengingat belakangan sejumlah bencana alam terjadi dalam waktu yang berdekatan.
Selain itu, Herwanto juga menyampaikan bahwa bantuan dari DPP Baitul Halim tersebut akan segera diberikan kepada mereka korban karhutla.
ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ
"Aajaraka Allahu fiima a’thayta, wa baaraka fiima abqayta wa ja’alahu laka thahuran"
“Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.”
Herwanto mengharapkan doa dari Donatur, khususnya anak-anak TPA, TOQ, PAUD, SDIT Baitul Halim, segenap Dewan Guru dan Orang tua Siswa, semoga ke depan LAZ AL-KAHFI PEDULI semakin baik dan semakin amanah. Aamiin YRA.
|
| |
|
|
Label:
pendidikan,
sosial
15.03
PELATIHAN PENGOLAHAN KACANG METE DI DESA SIRU, NTT
Written By Sea on Jumat, 04 Oktober 2019 | 15.03
NTT - Yayasan Baitul Halim Jakarta, menyerahkan dana zakat untuk pemberdayaan masyarakat melalui program pelatihan pengolahan kacang mete di Pesantren Alam Tahfidzul Qur’an Kolong, Desa Siru, Kec. Lembor, Kab. Manggarai Barat, Kamis (3/10).
Penyerahan dana zakat berupa mesin pengupas mete tersebut, diserahkan langsung oleh Ketua Yayasan Baitul Halim, Eko Putro Wibowo kepada Sumardi, Kepala Desa Siru, didampingi Fadli Daud, Pimpinan Pesantren Alam Kolong, Desa Siru.
Dihadapan masyarakat Dusun Kolong, Eko Putro Wibowo mengatakan, pelatihan pengolahan kacang mete ini diharapkan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.
"Secara ekonomi, harga jual kacang mete jauh lebih tinggi dibandingkan dengan harga biji mete gelondongan. Nantinya, semua kacang – kacang mete ini kami akan bantu untuk memasarkanya," jelas Eko.
Sumardi, Kepala Desa Siru, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Baitul Halim Jakarta, yang telah memberikan bantuan dan pelatihan pengolahan kacang mete kepada warganya.
"Saya punya obsesi, nantinya kacang – kacang mete ini bisa menjadi brand produk dari Desa kita, dan kacang mete ini akan menjadi oleh – oleh khas dari daerah ini, yang di pasarkan di swalayan-swalayan, dan toko oleh-oleh yang ada di Labuan Bajo. Saya optimis dengan obsesi ini karena kita punya potensi lahan mete yang cukup banyak yang tersebar di beberapa anak kampung, seperti kampung Kolong, Pongtopak, Lita, dan Copa. Semua warga di Kampung ini memiliki lahan mete," ujarnya.
Dihadapan warga Kolong, Kepala Desa Siru meminta kepada warganya, agar mengikuti pelatihan ini dengan sebaik – baiknya. Pelatihan pengolahan kacang mete ini berlangsung dari tanggal 4 – 9 Oktober di halaman Pesantren Alam Tahfidzul Qur’an Kolong, Desa Siru.
11.12
DA'I NUSANTARA YAYASAN BAITUL HALIM
Written By YAYASAN BAITUL HALIM on Selasa, 27 November 2018 | 11.12
Salah satu program Yayasan Baitul Halim dalam bidang da'wah adalah Da'i Nusantara, program ini adalah bentuk kepedulian yayasan Baitul Halim untuk daerah terpencil dan muslim minoritas di bagian bumi Nusantara yang pada dasarnya mereka punya hak untuk mendapatkan pengajaran dan penjelasan tentang islam.Yayasan Baitul Halim bekerjasama dengan Ma'had Aly Annuaimy mencoba membantu dengan mengutus da'i yang ditempatkan di beberapa daerah yang membutuhkan, diantaranya di NTT, Sumatra dan Papua. Berharap program ini terus bisa berjalan dengan baik sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh ummat wabil khusus di daerah terpencil di bumi tercinta Nusantara,
Label:
dai nusantara,
Vidio
11.36
Written By Unknown on Rabu, 26 September 2018 | 11.36
DARI AL QUDS UNTUK PONDOK PESANTREN ALAM KOLONG
Labuan Bajo - Senyum kembali lahir
dari anak- anak Pondok Pesantren Nur Khasanah Kolong, Desa Siru, Kec. Lembor,
Kab. Manggarai Barat. Kali bantuan datang dari Al-Quds nya Indonesia,
yakni kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Bantuan kali ini bearasal dari para alumni SMAN 1 KUDUS angkatan 1994. Bantuan ini disampaikan
melalui putra asli kolong, pak Mansur. Beliau mendapatkan bantuan ini melaui
istrinya yang merupakan alumni dari SMAN 1 KUDUS. Bantuan yang diberikan berupa sarung bagi setiap santri putra dan mukenah bagi setiap santri putri.
“Semoga
yang sedikit ini bisa membantu dan bisa menjadi penyemangat bagi para santri disini” begitu pesan dan nasehat dari
pak Mansur selaku pemberi bantuan. Beliau juga akan terus mengupayakan
bantuan-bantuan untuk pondok pesantren kolong ini.
Tak ada yang menyangka kisah-kisah
inspiratif dari anak-anak kolong sudah sampai di tanah Jawa. Hari sebelumnya
juga datang bantuan dari Baznas berupa Al-Qur’an Hafalan, melalui ustadz
Sumardi, Pembina Yayasan Nur Khasanah Kolong.
Ustadz Fadli Daud selaku Pimpinan Pondok Pesantren Nur Khasanah Kolong menyampaikan, "Terima kasih kepada para
donatur yang telah menyampaikan bantuannya kepada pondok ini". Beliau juga berpesan
kepada para santri agar lebih semangat lagi dalam menuntut ilmu dan khusnya menghafalkan Al-Qur’an. Karena semua ini adalah amanah dari para donatur untuk kita
manfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Kita bersama yakin, kisah-kisah
inspiratif dari pelosok kampung ini, khususnya pondok pesantern ini akan mendunia.
Label:
dai nusantara,
sosial,
Vidio
10.53
Pesan Ibnu Qayyum kepada Orangtua dalam Mendidik Anak
Written By Unknown on Kamis, 19 Juli 2018 | 10.53
SETIAP orangtua tentu mendambakan anak-anak yang akan menjadi tumpuan harapan serta kebanggaan bagi keluarga. Anak adalah investasi terbesar orangtua di dunia hingga akhirat kelak. Dalam Islam orangtua bertanggung jawab untuk memberikan pendidikan agama dan akhlak kepada anak-anaknya.
Namun setiap orangtua harus memahami bahwa anak juga merupakan ujian yang bisa membawa kebahagiaan ataupun bencana. Allah SWT berfirman:
”Dan ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya disisi Allahlah pahala yang besar.” (QS. al-Anfal: 28).
Mengenai cara mendidik anak, Ibnu Qayyim memberikan nasihat bagi para orangtua:
“Betapa banyak orang yang mencelakakan anaknya—belahan hatinya—di dunia dan di akhirat karena tidak memberi perhatian dan tidak memberikan pendidikan adab kepada mereka. Orang tua justru membantu si anak menuruti semua keinginan syahwatnya. Ia menyangka bahwa dengan berbuat demikian berarti dia telah memuliakan si anak, padahal sejatinya dia telah menghinakannya. Bahkan, dia beranggapan, ia telah memberikan kasih sayang kepada anak dengan berbuat demikian. Akhirnya, ia pun tidak bisa mengambil manfaat dari keberadaan anaknya. Si anak justru membuat orang tua terluput mendapat bagiannya di dunia dan di akhirat. Apabila engkau meneliti kerusakan yang terjadi pada anak, akan engkau dapati bahwa keumumannya bersumber dari orang tua.” (Tuhfatul Maudud hal. 351).
Beliau juga mengatakan,
“Mayoritas anak menjadi rusak dengan sebab yang bersumber dari orang tua, dan tidak adanya perhatian mereka terhadap si anak, tidak adanya pendidikan tentang berbagai kewajiban agama dan sunnah-sunnahnya. Orang tua telah menyia-nyiakan anak selagi mereka masih kecil, sehingga anak tidak bisa memberi manfaat untuk dirinya sendiri dan orang tuanya ketika sudah lanjut usia. Ketika sebagian orang tua mencela anak karena kedurhakaannya, si anak menjawab, ‘Wahai ayah, engkau dahulu telah durhaka kepadaku saat aku kecil, maka aku sekarang mendurhakaimu ketika engkau telah lanjut usia. Engkau dahulu telah menyia-nyiakanku sebagai anak, maka sekarang aku pun menyia-nyiakanmu ketika engkau telah berusia lanjut’.” (Tuhfatul Maudud hal. 337). []
Sumber: http://forumsalafy.net/nasehat-untuk-orang-tua-yang-meremehkan-pendidikan-anak-anaknya/
Label:
Hikmah,
mudzakirah,
Vidio
23.38
Ada Makan Besar Di Kelas IV SDIT Baitul Halim
Written By YAYASAN BAITUL HALIM on Minggu, 17 Desember 2017 | 23.38
Makan siang bersama kelas IV sebagai rasa Syukur berakhirnya UAS Ganjil, Remedial dan Pengayaan...Program ini pengganti Program Makan Buah 1 jam sblm makan siang setiap hari...krn UAS dn pulang cepat Desember tdk ada buah..
Bertempat Ruang Kelas IV SDIT Baitul Halim Karya Logam Tambun Selatan pada hari
Rabu, 13 Desember 2017 pukul 10.00-11.00
Bersama 33 siswa/i kls IV, 15 orangtua murid (mama Randy, Olin, Isyadora, Sheila, dkk), dan
2 guru kelas (pak Ibin & bu Wiwiek)
Menu utama
Menu Tambahan
Bertempat Ruang Kelas IV SDIT Baitul Halim Karya Logam Tambun Selatan pada hari
Rabu, 13 Desember 2017 pukul 10.00-11.00
Bersama 33 siswa/i kls IV, 15 orangtua murid (mama Randy, Olin, Isyadora, Sheila, dkk), dan
2 guru kelas (pak Ibin & bu Wiwiek)
Menu utama
- Nasi Liwet
- Ayam bakar
- Ikan bakar
Menu Tambahan
- Es Cendol
- Kerupuk
- Jengkol
- Urab singkong dn ikan teri
- Buah lengkeng
- Lalab
Label:
Hikmah,
pendidikan,
Vidio
13.16
Sebagai upaya menyelenggarakan proses kegiatan belajar mengajar yang berkualitas baik di tingkat Sekolah Dasar, TK-PAUD maupun TPA, Yayasan Baitul Halim berusaha untuk menghadirkan SDM guru yang profesional dan kompeten dibidangnya dengan latar belakang pendidikan S1 dan S2 baik lulusan dalam maupun luar negeri. Untuk mencapai salah satu visi sekolah berkarakter Qur'ani yayasan menghadirkan 4 guru yang hafidz dan hafidzah, sehingga setiap siswa sekolah Islam Terpadu Baitul Halim bisa mendapat pembinaan yang maksimal dan ilmu yang bermanfaat baik untuk bekal masa depan tidak hanya ilmu yang berorientasi duniawi tetapi juga ilmu yang berorientasi ukhrawi.
Upaya Peningkatan Proses KBM
Written By Anonim on Rabu, 13 Desember 2017 | 13.16
Sebagai upaya menyelenggarakan proses kegiatan belajar mengajar yang berkualitas baik di tingkat Sekolah Dasar, TK-PAUD maupun TPA, Yayasan Baitul Halim berusaha untuk menghadirkan SDM guru yang profesional dan kompeten dibidangnya dengan latar belakang pendidikan S1 dan S2 baik lulusan dalam maupun luar negeri. Untuk mencapai salah satu visi sekolah berkarakter Qur'ani yayasan menghadirkan 4 guru yang hafidz dan hafidzah, sehingga setiap siswa sekolah Islam Terpadu Baitul Halim bisa mendapat pembinaan yang maksimal dan ilmu yang bermanfaat baik untuk bekal masa depan tidak hanya ilmu yang berorientasi duniawi tetapi juga ilmu yang berorientasi ukhrawi.
Label:
Hikmah,
mudzakirah,
pendidikan,
Vidio
13.24
Khitanan Masal Untuk Muslim NTT
Written By Anonim on Selasa, 12 Desember 2017 | 13.24
Salah satu program sosial yang dilakukan Yayasan Baitul Halim adalah Khitanan masal. Kali ini Khitanan masal diadakan untuk muslim minoritas di kabupaten Manggarai Barat NTT. sebanyak 150 peserta yang dikhitan berasal dari keluarga muslim dhu'afa dan muslim mu'alaf.
Daerah NTT dijadikan wilayah program khitanan masal selain sasaranya dhu'afa dan mu'alaf juga karena mereka tinggal di daerah terpencil yang jauh menuju pusat kota jauh pula menuju balai pengobatan baik Puskesmas atau Rumah sakit, seperti disampaikan oleh Syarif Hidayat yang menjabat sebagai ketua bidang program Yayasan Baitul Halim.
10.41
Remaja Binaan Yayasan Baitul Halim
Written By YAYASAN BAITUL HALIM on Selasa, 02 Desember 2014 | 10.41
Label:
Vidio










